Muslim Radikal (komprehensif dari aku)

Beberapa hari terakhir ini, banyak sekali terjadi fenomena terorisme. Umumnya terorisme dilakukan oleh umat Islam radikal, oleh karenanya terorisme sering dikaitkan dengan Islam itu sendiri. Padahal, sudah sangat jelas bahwa Islam merupakan agama yang mengutamakan kedamaian. Nama ‘Islam’nya pun sudah menunjukan bahwa agama Islam ini merupakan agama damai. Islam sama sekali tidak mengajarkan kekerasan, aniaya (dzalim), dan ketidakadilan. Bahkan bukan hanya Islam yang begitu, namun seluruh agama dan manusianya sendiri berkecenderungan untuk menolak segala bentuk kekerasan, aniaya (dzalim), dan ketidakadilan.

Manusia dilahirkan dengan fitrah yang bersih. Sejak dilahirkan, manusia diberikan hasrat atau keinginan untuk dicintai, dipelihara dengan baik, diperlakukan dengan baik, bergaul dengan baik, dan berada di lingkungan yang baik. Sejak dini, manusia akan belajar untuk mencintai dan mewujudkan lingkungan atau tempat tinggal yang nyaman (baik) sebagaimana dengan apa yang diinginkannya. Dengan kata lain, sudah menjadi fitrah manusia dalam mewujudkan kedamaian dan menolak segala bentuk kekerasan.

Manusia dengan fitrahnya tersebut difasilitasi oleh Islam sebagai agama yang memiliki misi “Menebarkan kasih sayang untuk seluruh alam (rahmatan lilalamin)”. Ajaran Islam mengharuskan sikap moderat (tawasuth) dan toleran (tasamuh), menghargai perbedaan, dan mengajak kita untuk mewujudkan suatu tatanan kehidupan yang harmonis. Agama menegaskan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan universal dan perdamaian. Biar bagaimanapun, muslim radikal yang banyak melakukan aksi terorisme tidak memiliki pembelaan atau argumen yang mapan untuk dijadikan dasar dari tindakan mereka itu. Satu-satunya dasar yang rasional ialah aksi mereka dilandaskan pada nafsu amarah yang begitu besar terhadap pihak nonmuslim.

Nafsu yang timbul di hati muslim radikal disebabkan oleh banyak sekali tindakan nonmuslim yang diskriminatif terhadap umat Islam. Misalnya, penjajahan dan pencaplokan yang dilakukan oleh negara adidaya –katakanlah Amerika- terhadap negara-negara Islam seperti Iraq, Palestina, dan Afganistan. Kemudian, banyak pula terjadi penindasan atau diskriminasi terhadap orang-orang muslim yang tinggal di negara minoritas muslim. Muslim tidak memiliki kebebasan dalam menjalankan syariat agamanya di negara mayoritas kafir tersebut. Bahkan penindasan dan kekerasan juga dilakukan para penguasa yang dzalim terhadap aktivis-aktivis dakwah.

Karena semua itu, sebagian muslim akhirnya memendam kebencian yang mendalam dan dendam terhadap kaum kafir. Sehingga tanpa bimbingan pihak yang mengerti masalah aqidah dan hukum-hukum jihad, sebagian muslim yang penuh nafsu tersebut salah mengartikan jihad dalam Islam. Mereka mengartikan jihad hanya sebatas suatu aksi memerangi kaum kafir tiada ampun. Jihad dijadikan alat oleh mereka untuk meluapkan kebencian dan membalaskan dendam terhadap kaum kafir. Dan, dengan istilah jihad pula muslim radikal dapat dengan cepat bermunculan di seluruh dunia tak terkecuali Indonesia.

Dengan identifikasi dasar dari tindakan terorisme yang dilakukan oleh muslim radikal tersebut, maka yang dibutuhkan untuk meredam radikalisme ialah mengobati umat Islam dari dalam (ruhani). Umat Islam perlu dibekali sifat penuh kasih dan pemaaf serta dibimbing dengan benar dalam memahami hakikat agamanya dan hakikat jihad dalam agamanya. Hal terkecil yang perlu ditanamkan adalah sikap toleransi (tasamuh) dan terbuka terhadap kaum kafir, dan umumnya terhadap perbedaan. Akhlak-akhlak terpuji yang dicontohkan oleh nabi SAW perlu ditanamkan dalam diri umat Islam. Karenanya, dibutuhkan kerjasama dari umat Islam itu sendiri untuk saling menasihati satu sama lain, saling mengingatkan, serta mengawasi agar tidak ada lagi umat Islam yang berbelok dari pemahaman yang hakiki tentang agamanya.

Tita NS

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s