Puisi: Tuhan, Aku, dan Semesta (karya: Anggi Suryadi)

Fluida tetesan hujan akan saksi hamba hina
Bersimpuh tafakuri semesta.
Planet, bintang, puing-puing atau gugusan
benda angkasa dan bumi sebagai cawan.

Manusia, hewan, tetumbuhan, hutan yang asri,
bukti hadirnya Dia Pencipta mangkuk bumi.
Ia menghirup udara, membuka mata.
Segar dan tenang menguak asa dalam dada.

Siapa yang menciptakan ini semua?
Sebenarnya ia sudah tahu jawabnya.
Ia kembali memejamkan mata.
Sudahkah berterima kasih pada Tuhan?

Sambil terpejam, mentafakuri dalam-dalam.
Belum, kau belum besyukur. Suara itu mendesah.
Siapa yang mengucapkan itu?
Hati dan tubuhnya bergetar. Malaikat ataukah naluri?

Ia bertekad dan memohon ampun
Pada Rabb yang Mahapengampun
Namun hatinya bertasbih, bertahmid, bertakbir
Padu Allah, Tuhan yang Akbar

Tita NS

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s