Esensi dari Kepemimpinan

Tulisan ini dibuat untuk “membuat kita melek” tentang kepemimpinan, sehingga kita semua bisa sadar bahwa tidak ada satu pun manusia yang tidak sanggup menjadi pemimpin. 
Pemimpin itu dibentuk bukan dilahirkan.. 😎

Rasanya, kita tidak akan pernah bosan membahas tentang kepemimpinan. Topik tentang ini memang sangat menggoda untuk dibahas, sebab, posisi seorang pemimpin itu sendiri diibaratkan seperti magnet. Semua orang mendambakan kepemimpinan, kita mengidolakan kualitas karakter seorang pemimpin, dan bahkan beberapa orang menjadi kelewat ambisius, ingin menjadi pemimpin. Namun, tidak semua orang bisa dan berhasil menjadi seorang pemimpin, dari sekian banyak orang yang berlomba-lomba mencapai posisi puncak tersebut, paling-paling hanya segelintir orang saja yang berhasil. Kenapa? Mengapa orang gagal memimpin? Jawabannya relatif. Menurut penulis, bisa tidaknya seseorang menjadi pemimpin bergantung pada dirinya sendiri dan lingkungannya, pada bagaimana orang itu belajar mengenai kepemimpinan.     

Dewasa ini, orang bisa belajar tentang kepemimpinan dari mana saja. Jika dulu, orang mesti berbincang langsung dengan seorang pemimpin senior atau membaca buku tentang kepemimpinan, sekarang, sumber belajar tidak hanya itu. Ada banyak sekali tulisan mengenai kepemimpinan yang tersebar di berbagai macam media, utamanya internet. Tulisan-tulisan itu pastinya memaparkan dan menawarkan bagaimana cara menjadi seorang pemimpin yang berpengaruh. Dari tulisan itu, pembaca bisa membayangkan seperti apa sosok pemimpin dan mulai tertarik untuk bermain peran menjadi sosok yang pembaca itu bayangkan. Tidak menutup kemungkinan, isi tulisan dan apa yang diinterpretasikan oleh pembaca dalam bayangannya tersebut berbeda. Bisa saja, tulisan memaparkan seorang pemimpin itu begini, sedangkan pembaca memahami seorang pemimpin itu begitu. Meski begitu, penafsiran yang tidak sesuai tersebut memang tidak selalu berefek buruk bagi pembaca. 

 Apa yang anda bayangkan tentang seorang pemimpin? Sebagian dari anda pasti ada yang membayangkan sosok pemimpin itu harus berkarisma, tegas, keras, dan keren. Tidak sedikit dari teman penulis pun yang berpikir demikian. Padahal, kualitas utama seorang pemimpin bukanlah itu. Karisma dan ketegasan merupakan nomor sekian dari kualitas seorang pemimpin. Ada setumpuk karakter seorang pemimpin yang harusnya lebih dilirik daripada karakter yang sudah disebutkan tadi. Sebelum punya karisma, pemimpin terlebih dahulu mesti punya ide dan karya. Karya itu memang mulanya muncul dari ide, namun ide tidak bisa diwujudkan menjadi karya tanpa kerja nyata. Setiap orang bisa menjadi pemimpin asalkan orang itu berkemauan keras mewujudkan sebuah ide dari mana dan dari siapa saja dengan kuantitas dan kualitas kinerja yang mumpuni, sehingga bukan gaya atau lagak yang menjadi esensi dari kepemimpinan, tapi, sekali lagi, kinerja (sesuatu yang dicapai/prestasi yang diperlihatkan) yang menjadi hal pokoknya. 

Warren Buffet pernah berpendapat soal kinerja di atas. Ia menetapkan tiga kualitas karakter bagi orang yang ingin bekerja bersamanya, “In looking for someone to hire, you look for three qualities: integrity, intelligence, and energy. But the most important is integrity, because if they don’t have that, the other two qualities, intelligence and energy, are going to kill you.” Tiga kualitas karakter yang baik menurut seorang Warren Buffet ialah integritas, inteligensi, dan energi, namun ia menambahkan atau memperingati bahwa inteligensi dan energi tanpa integritas maka sama dengan nol, atau bahkan bisa “membunuh”. Pemimpin memang perlu cerdas dan punya semangat tinggi, tapi jangan sampai semangat dan kecerdasan itu tidak diiringi oleh integritas (mental yang berkarakter). Intinya, bila anda ingin ditunjuk atau dipilih untuk menjadi seorang pemimpin, anda mesti memperlihatkan kinerja yang berkualitas dengan intergritas, kecerdasan, dan semangat yang tinggi, bukannya malah pamer ide (janji) atau berlagak punya semangat. 

 

Advertisements

2 thoughts on “Esensi dari Kepemimpinan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s