Waktu dan Prioritas: untuk yang sedang Mumet dan Galau

Salam semua 🙂

Saya yakin bahwa setiap orang pasti memiliki prioritasnya masing-masing, atau setidaknya baru sedang memikirkan hal apa yang paling penting dalam hidup. Menetapkan prioritas itu urgent guys… Kalau temen-temen masih muda nih, ya sebaiknya cepatlah pikirkan apa yang menjadi priority utamamu. Jangan sampai, saat setelah temen-temen sudah kerja, temen-temen baru memikirkan perihal itu… wah itu gak bagus (walau gak ada kata terlambat juga sih).

Direct to the point…

Saya ingin diskusi tentang waktu dan prioritas bareng agan semua 🙂

Waktu, sudah barang tentu, merupakan suatu hal yang amat bernilai untuk kita semua. Setiap orang diberikan jumlah waktu yang sama oleh Allah SWT., setiap dari kita memiliki style tersendiri dalam menggunakan waktu. Tapi, kita tidak semuanya sukses memakai waktu. Banyak orang yang malah celaka karena waktu, e.g orang ghibah guys! orang yang ghibah dan hasud justru dapat musuh dan dosa (juga omelan dosen atau bos), karena… waktu mereka habis tanpa guna, sia-sia, dan gak mendatangkan manfaat sama sekali.

Waktu itu mahal gan…

Oke, kita ke poin lagi… heee

Tetapkan prioritas, pikirkan tujuan kita apa, dan buatlah misi.

Gak hanya komunitas, organisasi, atau apa pun itu yang sejenisnya, yang memiliki visi dan misi yang dibuat secara matang. Kita juga sebagai individu seharusnya punya itu, semestinya ada visi dan misi yang bisa kita jadikan acuan dalam menggunakan waktu dan yang kita pajang di mading kamar kita.

Agama, keluarga, teman, dan diri kita…. seperti inilah contoh prioritas -yang sifatnya umum. Saat kita sedang asyik kerja atau sekolah untuk keluarga dan diri kita, paling utama, kita perlu menancapkan niat bahwa: “Aku kerjakan ini karena Allah dan Rasul-Nya”. Kalau niat kita seperti ini, kita gak hanya puas pada diri kita sendiri, tapi kita juga bisa mendapatkan ketenangan batin dan pahala ibadah… hehe.

Jangan agan remehkan loh… ketenangan batin itu ialah obat untuk mental kita. Seringkali kita pening karena saking ruwet, ribet, rumitnya kerjaan atau tugas kuliah kita, dan cape, lelah, letih, pegalnya badan dan punggung kita. Seringkali, kita stress… bahkan sampai nangis dan sakit gara-gara tugas atau kerjaan kita. Kalau ditanya, sebab utama mental dan fisik kita ambruk dan ancur itu apa? Jawaban temen-temen apa?

Beep… beep… beep…

Jujur, saya pun agak mikir sebentar. Saya kira, terkadang saya bisa sangaaaattt cape itu karena: 1) saya gak bisa bagi waktu, 2) saya gak santai, 3) saya sering multitask (artinya gak santai), 4) saya sendiri. Intinya karena kita tidak bisa menggunakan waktu dengan tepat.

Kita hubungkan antara using time dan ketenangan batin. Bisa kita katakan, ketenangan batin (keintiman kita dengan agama) adalah kunci dari kesehatan hidup kita. Kita tidak akan perlu lagi untuk datang ke terapis, jika kita sudah punya Allah dan Rasul-Nya sebagai tempat curhat. Kemudian, kita pun dapat lebih tenang dalam memanfaatkan waktu dan lebih bisa berdamai dengan waktu.

Terakhir, prioritas utama kita sepantasnya ialah agama, kedua keluarga, ketiga diri kita, dan selanjutnya apa pun (terserah agan). Teman kita, kita anggap keluarga. Kita hargai mereka semua (orang yang kita anggap keluarga) sebagaimana kita menghargai diri kita sendiri.

Hope, we can use our time wisely… 🙂

Terimakasih bagi temen-temen yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca tulisan yang agak ngelantur ini.

Salam, Tita Novi S

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s