Sejenak Tanpa Teknologi Komunikasi

evolution-of-communicationSumber gambar: http://gemi-siksmat.blogspot.com/2013/09/materi-tik-sejarah-perkembangan_6710.html

Ada waktu di mana kita butuh teknologi a.k.a smartphone, internet access, and your netbook, tapi di waktu lain, kita pun butuh shut down for a moment. Take a break from those technology. Menjauh dari hiruk pikuk dunia maya, but how’s the way? Apa pernah kita terbayang hidup tanpa sosial media dan akses internet itu, misal selama seminggu, dua minggu, atau satu bulan. Hehe… jangankan berminggu-minggu yaa, satu hari pun rasanya sepi, bosan, bingung, dan kadang jengkel (mood meluncur turun seketika).

Intermezzo: Saya sendiri pernah berkali-kali putus dengan dunia maya. Bermula dari minimnya sinyal di kampung saya yang dalam, hingga TV sedang perbaikan. Jadi teknologi komunikasi sempat hilang beberapa saat waktu itu, hehe….

Indeed, modern technology is so wonderful –hanya di saat teknologi itu bekerja dengan baik dan keren. Tapi bagaimana jika datamu habis atau smartphone-mu malah hilang, TV-mu rusak, in other words: your technology doesn’t work well? Apa pilihanmu, bagaimana kamu berkomunikasi dengan teman-temanmu ketika sama sekali tidak ada teknologi komunikasi yang kamu miliki? Kamu pakai jasa SMS? Kamu numpang maen internet pakai smartphone teman? Kamu sewa/ pinjam netbook sementara? Or just let it break. Membiarkan hari-harimu tanpa teknologi itu.

Terkadang justru, terpisah dari hingar bingar dunia maya akan membuat kita relax sejenak. Untuk sebagian orang, bahkan hal itu akan mendorong mereka menjadi lebih kreatif, karena tidak ada bunyi dunia maya yang sering mengalihkan fokus. It’ll make us relax and enjoy the day, specially me.

Instead of feeling bored, kita malah akan merasa lebih peduli dan perhatian pada hal kecil di lingkungan kita. Ada lebih banyak waktu yang kita miliki untuk lebih peka terhadap lingkungan atau hal kecil yang terjadi di sekitar kita –in meaningful ways. Seperti waktu untuk mengerjakan tugas kita secara kilat –sebab tidak ada pengganggu dari smartphone, waktu untuk mengurus lingkunganmu (minimal kamarmu, dan lebih baik lagi kebun atau halaman rumahmu), waktu untuk membaca, menulis, tidur, dan istirahat –high quality rest.

Akan ada banyak hal yang bisa kita lakukan sehari atau dua hari saja tanpa komunikasi teknologi. Tugas kita akan selesai cepat, target menulis (untuk saya) pun akan bisa di-upgrade alias ditambah, dan…………………………….

We need noiseless environment sometimes. Use the time and space to complete unfinished projects or work on tasks that you’ve been meaning to do. Think about other things you can be doing instead, such as:

  1. Volunteer. Ikut dengan komunitas volunteer untuk membantu sesama. Meskipun itu hanya mengurus kucing tetangga atau menjaga anak tetangga, mengajari saudara kecilmu membaca, hingga menolong orang yang sedang ditimpa musibah. Kegiatan Volunteer itu akan sangat bermanfaat untuk jiwa kita.
  2. Enjoy live music. Relax dengan musik favorit benar-benar ampuh mem-booster mood.
  3. Catch up on reading. Ini sudah yang paling jelas, tanpa si smartphone dengan koneksi internet, kita punya banyaaaaaakkk sekali waktu untuk membaca.
  4. Catch up on sleep. Ini untuk yang insomnia atau yang sudah langganan bergadang, tanpa TV dan internet, tidur akan terasa ringan (gampang ngantuk). Waktu tidurmu bisa ditambah. Dan memang, teknologi itu bisa mengacaukan jam tidur. Jika kamu butuh tidur, merasa lelah dan cape, cobalah matika TV-mu, paket data-mu, dan wi fi, tidurlah cepat, dan your body will thank you for it.
  5. Catch up on housework and home repairs. Internet mati? Cobalah tunggu dia sampai hidup lagi, selagi menunggu, rapih… rapih. Atau bahkan hiaslah rumah/ kamar, sikat kamar mandi atau cuci baju, etc. Kita bisa lakukan hal kreatif dengan tempat tinggal kita.
  6. Get cooking. Belajar masak, hehe…
  7. Catch up on your writing. Atau catch up on your hobby. Berkencanlah dengan hobby yang sering tertunda karena (ceunah) sibuk.
  8. Start a conversation. Silaturahmi, chat secara langsung dengan teman-teman, curhat, canda, dan nongkrong di coffee shop. Tanpa smartphone, it supposed to be more fun.
  9. Take a hike. Jalan-jalan, ngabuburit, jogging sore, atau take closer to nature. Take time to soak up the sun, the clouds, the moon and stars. How else will you be able to hear yourself think? Sometimes you have to shut out the distractions of your life to hear the messages Mother Nature is sending you. Sesekali lihatlah alam dengan mata kita bukan dengan kamera. Dan .. feel the wind, the sun, the voice of nature.

Yaaahhhh, hilang sinyal, habis paket data internet, dan no wi fi itu memang tidak seru. Awalnya, kita akan merasa bosan luar biasa, bahkan cemas tiba-tiba. Takut si A kirim pesan, tapi kamu tidak bisa buka, dll. Tapi apa salahnya coba putus dengan jaringan, kamu akan merasa santai, tidak terburu-buru dengan waktu, perhaps even  feeling a little more clear-headed.

So while you may lose your connection to the outside world, you may find a better connection with yourself instead.

Karena sebetulnya, kita punya banyak waktu dengan diri kita… asal use it wisely.

Sumber asli: https://theregalwriter.com/2018/06/21/nine-ways-to-survive-without-communications-technology/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s